Twitter BirdDaichi Bold
Mohon klik iklan dibawah untuk perkembangan blog kami. Terimakasih
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Agustus 2011

SELAMAT HARI RAYA LEBARAN

BapakSainTek - SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI.

Setelah sidang isbat, MUI menyatakan bahwa Hari Raya Idul Fitri jatuh pada tanggal 31 Agustus 2011. Ini diakiatkan karena tidak munculnya hilal atau bulan sabit sebesar 4 derajat pada tanggal 28 Agustus 2011.

Akhirnya saya Daichi Bold bisa berposting ria lagi untuk meramaikan blog-blog.

Oh iya mohon maaf lahir dan batin yah

Klik ini juga http://idulfitri.infiniteserve.com/

Bagikan ke :

Kamis, 18 Agustus 2011

FKH UGM Ditunjuk Sebagai Pusat "Ecohealth" Asia

Ilustrasi Ekosistem
BapakSainTek - Fakultas Kedokteran Hewan UGM ditunjuk sebagai pusat kesehatan regional tingkat Asia (Regional Center Ecohealth di Asia/ERCA). Pembentukan ERCA diharapkan dapat menjadi bagian pengembangan kesehatan lingkungan, kesehatan hewan, manusia, serta desain komunitas kesehatan.

"Ecohealth merupakan suatu pendekatan bahwa pelestarian dan penjagaan kesehatan lingkungan merupakan dasar untuk kesehatan hewan yang juga berhubungan dengan kesehatan manusia," jelas Dekan FKH UGM Bambang Sumiarto.

Kegiatan ini melibatkan berbagai disiplin ilmu seperti kedokteran, kedokteran hewan, peternakan, biologi, geografi, antropologi, dan ilmu sosial. Fokus kegiatan ecohealth adalah pengembangan kemampuan, pengembangan kurikulum, penelitian penyakit hewan, serta penumbuhan komunitas lewat praktik kerja nyata.

FKH sendiri sendiri akan mengembangkan program "One Health" yang disponsori oleh USAID dan Amerika. “Program ini sangat cocok dengan ERCA yang juga menekankan pada pendekatan multidisiplin untuk berbagai penanganan masalah kesehatan dan penyebaran penyakit baru,” katanya.


Dalam mengembangkan ERCA, FKH UGM bekerja sama dengan International Livestock Research Institute (ILRI) dan IDRC Canada melalui Zoonotic Diseases Center (ZDC) yang di dirikan Fakultas Kedokteran Hewan pada 20 September.

Terima kasih National Geographic Indonesia

Bagikan ke :

Indahnya Warna-Warni Aurora Kutub Utara

BapakSainTek - Warna-warni indah yang dihasilkan Aurora adalah berasal dari terperangkapnya partikel-partikel berenergi tinggi yang berasal dari angin matahari. Maka dari itu saat terjadi badai matahari Aurora yang terjadi lebih banyak dan sering. Keindahan langit yan berwarna-warni itu kita bisa tengok di gambar-gambar ini.









Bagikan ke :

Padang Golf Untungkan Manusia dan Kelelawar?

Ilustrasi Padang Golf
BapakSainTek - Banyak pengamat lingkungan yang memandang padang golf sebagai ancaman. Mulai dari lingkungan buatan yang menggantikan habitat alami, irigasi berlebihan yang menyebabkan hanyutnya zat-zat alami di tanah, dan penggunaan pestisida serta bahan kimia lain telah merusak ekosistem. Namun Kevina Vulinec, ekolog dari Delaware State University, Dover, Amerika Serikat menemukan hal lain dari padang golf.

Dalam laporannya pada ajang tahunan Ecological Society of America (ESA), ia menyebutkan bahwa padang golf dapat menghadirkan win-win solution bagi manusia dan kelelawar. Vulinec menyebutkan, padang ini bisa berfungsi sebagai tempat perlindungan sekaligus gudang penyimpan makanan bagi hewan malam itu. Dan bagi manusia, keberadaan kelelawar bisa membantu menekan jumlah populasi serangga mengganggu di sana.

Meski bukan pemain golf, pada penelitian, Vulinec dan timnya menghabiskan 22 malam di lima padang golf di kawasan Delaware-Maryland. Mereka memasang jebakan untuk menangkap kelelawar dan juga detektor ultrasonik untuk mengukur aktivitas kelelawar di setiap mikrohabitat yang berbeda di padang-padang tersebut.

Ternyata, diketahui bahwa kelelawar kemungkinan besar mengunjungi kolam yang berfungsi sebagai rintangan di setiap hole dan juga di kawasan serupa taman di perbatasan jalur lintasan. Menurut Vulinec, lingkungan yang serupa dengan pinggir hutan yang kaya akan nyamuk tersebut serupa dengan kawasan favorit para kelelawar di alam bebas. Dan berhubung populasi kelelawar lokal terancam oleh rusaknya habitat serta pandemik fatal seperti sindrom hidung putih, padang golf bisa menyediakan tempat perlindungan yang aman.

Kini Vulinec dan timnya mengumpulkan informasi seputar aktivitas serangga di kawasan padang golf. Mereka berencana untuk melanjutkan penelitian mereka musim semi mendatang. Ia berharap, temuannya dapat memberi masukan seputar bagaimana pengelola padang golf bisa membuat lingkungannya lebih ramah bagi kelelawar. “Kita selalu mengeluh seputar padang golf, namun tidak dengan cara yang tepat,” kata Vulinec. “Kita seharusnya melihat tempat-tempat ini sebagai peluang agar dapat menguntungkan semua pihak,” ucapnya.

Terima kasih Science Magazine

Bagikan ke :

Jari Tanpal Sidik Tidak Membahayakan

Jari Tanpa Sidik
BapakSainTek - Penelitian terhadap sebuah keluarga di Swiss yang sembilan anggotanya terlahir tanpa sidik jari, baik di telapak maupun di jari-jemari kaki dan tangan oleh ilmuwan genetik spesialis ahli dermatologi, Eli Sprecher, beberapa waktu lalu telah diteliti lebih lanjut.

Dalam penelitian lanjutan itu makin diketahui pasti absensi sidik jari yang disebabkan oleh mutasi DNA ini memang tidak berbahaya bagi kesehatan.

Kondisi yang secara ilmiah disebut adermatoglyphia ini juga disertai dengan sejumlah ketidaknormalan lain, seperti dalam hal ketebalan kulit dan pembentukan kuku. Namun selain itu,adermatoglyphia tidak memiliki efek samping apa-apa.

"Kecuali gangguan minor dari produksi keringat yang cenderung lebih kurang, secara umum orang yang mengalami penyakit ini sehat, seperti orang normal lainnya," tegas Sprecher.

Meski demikian, ia mengatakan bahwa dari sudut pandang penemuan, hasil penelitian menjadi amat penting. Sebab penyakit ini langka dan gen yang bermutasi tersebut merupakan jenis baru. "Kami pun tidak akan mendapatkan gen ini jika tidak melakukan penelitian pada keluarga ini," ujarnya lagi.

Terima kasih National Geographic Indonesia

Bagikan ke :

Ditemukan LCD Bertenaga Cahaya

LCD Bertenaga Cahaya
BapakSainTek -  Para peneliti dari UCLA menemukan teknologi yang memungkinkan monitor LCD ditenagai listrik yang didapat dari cahaya di sekitar, termasuk cahaya matahari dan cahaya (backlight) yang dikeluarkan LCD itu sendiri.

Teknologi ini dinamai photovoltaic organic polarizers, bertujuan untuk meningkatkan efisiensi energi pada monitor LCD. "Polarisator ini juga bisa digunakan untuk mengumpulkan cahaya di dalam dan luar ruangan," kata Yang Yang, profesor bidang materials science dari UCLA. "Jadi pada saat di pantai misalnya, kita bisa mengisi baterai ponsel dengan cahaya matahari."

Saat ini monitor LCD banyak digunakan di berbagai perangkat elektronik seperti TV, komputer, dan telepon genggam. Teknologi LCD bekerja dengan menggunakan dua lembar polarisator yang mengapit molekul-molekul kristal yang berfungsi sebagai katup cahaya. Formasi tersebut memungkinkan lolosnya sejumlah cahaya dan membentuk gambar di layar.

Menurut para peneliti, teknologi polarisator yang dipakai saat ini tidak hemat energi. Cahaya backlight bisa memakan nyaris 80 sampai 90 persen energi listrik dari perangkat, dan sekitar 75 persennya hilang karena polarisator. Dengan teknologi yang baru, sel polarizing organic photovaltaic mampu mengumpulkan energi yang terbuang dan mengubahnya kembali menjadi listrik.

Bagikan ke :

Penghijauan Pantai Selatan Belum Optimal

BapakSainTek - Program penghijauan untuk menyelamatkan pesisir selatan dari abrasi pantai belum optimal dilakukan. Padahal abrasi mencapai 10 meter tiap tahunnya.

Kepala Seksi Pemberdayaan Masyakarat Pesisir Dinas Kelautan dan Perikanan Bantul Rudi Suharta mengatakan, "Berbagai program pemberdayaan seperti kegiatan wisata khususnya di area tanaman bakau, penanaman cemara udang serta budi daya ikan seperti lele atau sidat sudah dicanangkan. Namun, belum semua daerah pesisir melakukan realisasi program tersebut."

Saat ini, penanaman bakau atau cemara sudah dilakukan di Pantai Kuwaru dan Pantai Gua Cemara, namun belum dilakukan di Cangking Poncosari dan daerah lainnya. Padahal penghijauan di Pantai Gua Cemara sudah berdampak bagus pada kegiatan ekonomi penduduk, seperti berkembangnya budidaya lele yang dapat dipanen dua minggu sekali.

Kendati demikian penghijaun dengan tanaman bakau atau cemara udang belum tentu dapat diterapkan di seluruh daerah lantaran adanya cagar alam lainnya. Rudi memberi contoh wilayah antara Parangkusumo dan Depok yang memiliki gumuk pasir berpindah. Bila dilakukan penanaman cemara udang, gumuk pasir akan menghilang. Padahal daerah itu merupakan cagar alam satu-satunya di Asia Tenggara. Gumuk pasir juga dapat mengurangi risiko tsunami.

Rudi menambahkan semangat pemberdayaan kawasan pesisir selatan ini tergantung motivasi warga. "Warga perlu mengetahui bahwa penghijauan, selain menyelamatkan lingkungan, juga membantu perekonomian mereka," tandas Rudi.

Terima kasih National Geographic Indonesia

Bagikan ke :

Rabu, 17 Agustus 2011

Orang Suka Pura-Pura Cek Ponsel

Ilustrasi Penggunaan Ponsel
BapakSainTek - Sebanyak 13 persen pengguna ponsel sering berpura-pura memeriksa ponsel saat sedang tidak ingin diganggu atau menghindari interaksi dengan orang lain. Demikian laporan yang diterbitkan oleh lembaga riset Pew Internet yang melakukan survei terkait perilaku penggunaan ponsel pada kalangan dewasa di Amerika Serikat.
Dari 2.277 orang dewasa yang menjadi responden, 13 persen di antaranya mengaku pernah berpura-pura mengecek ponsel atau sedang menelepon. Pada responden yang berasal dari kalangan lebih muda, yaitu kisaran usia 18 hingga 29 tahun, persentasenya malah lebih besar lagi. Sekitar 30 persen responden mengaku menghindari kontak dengan seseorang dengan langsung mengecek ponsel mereka.

Muncul juga dalam hasil survei, sekitar 42 persen responden mengaku bermasalah dalam mengerjakan sebuah pekerjaan jika berada jauh dari ponsel. "Lebih dari setengah responden (51 persen) pernah menggunakan ponsel mereka sedikitnya sekali untuk mencari infromasi yang mereka butuhkan dengan cepat," ungkap hasil penelitian.

Sekitar seperempat (27 persen) mengatakan mereka pernah berhadapan dengan situasi di mana mereka kesulitan melakukan sesuatu karena ponsel mereka sedang tidak di tangan. Sedikitnya 35 persen orang dewasa kini punya smartphone. Temuan lainnya, hanya 29 persen responden mengatakan mereka pernah mematikan ponsel agar bisa istirahat.

Bagikan ke :

Jalan Kayu Suku Iceni

Jalan Kayu Suku Iceni
BapakSainTek - Jalan kayu yang diperkirakan telah berumur dua ribu tahun ditemukan di Angila Timur, Inggris. Temuan ini terungkap setelah banjir melanda daerah tersebut pada tahun 2006.
Menurut arkeolog, situs yang digali pada bulan Juni lalu itu merupakan jalan untuk menyeberangi Sungai Waveney dan lahan basah di Geldeston, Norfolk. Diduga, jalan itu dibangun oleh Suku Iiceni, masa sebelum Roma berkuasa. "Kami akan mencari bukti penggunaan jalan ini," demikian dikatakan oleh Ben Gearey, arkeolog dari Birmingham, Inggris.

Umur dari jalan ini belum dapat dipastikan, namun dari kayu yang digunakan, peneliti memperkirakan pembuatannya pada tahun 75 sebelum masehi. Menurut dugaan arkeolog, jalan kayu itu dibuat seratus tahun sebelum invasi ke Roma.

Struktur dari jalan itu sudah banyak yang hilang, namun arkeolog mengatakan bahwa jalan tersebut sudah hampir modern dan masih terlihat tanda-tanda penggunaan benda di kayu-kayunya. "Jalan ini amat menarik karena kita memiliki alat yang sebenarnya cocok dengan tanda-tanda yang ada di kayu," kata kurator Norwich Castle Museum John Davies.

Bukan hanya sebagai jembatan penyeberangan, beberapa arkeolog mengasumsikan jalan ini digunakan sebagai wilayah perdagangan, pelancong, hingga tempat beribadah Suku Iceni. Senjata seperti pedang, perisai, dan tombak yang biasanya ditemukan di dalam sungai merupakan persembahan untuk para dewa mereka.

Terima kasih National Geographic Indonesia

Bagikan ke :

Dirgahayu Indonesiaku Berkibar di Google

BapakSainTek - Sebelumnya saya ingin mengucapkan "Selamat ulang tahun Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke-66. semoga cita-cita bangsa kita Indonesia tercapai amin."

#Hormat ke Bendera Merah Putih. Hehehe

Ternyata tak hanya orang indonesia yang merayakan sebuah pencapaian kemerdekaan Indonesia, cobalah buka laman Google ini google.co.id, sang maestro internet itupun memberi selamat kepada bangsa Indonesia dengan menampakan orang yang sedang memanjat pinang pada logo doodle Googlenya kali ini.

Doodle Google

Dengan ditampilkannya doodle ini seperti memberi tahu dunia bahwa kita sedang berulang tahun. Semoga kita merdeka tak hanya pada sudut pandang de facto dan de jure tapi dalam sudut pandang kehidupan.

Saya sebagai anak Bangsa Indonesia berharap dengan semakin tuanya bangsa ini menjadikan bangsa ini semakin adil dan bersih dari pejabat-pejabat yang korupsi.

Bagikan ke :

Kamis, 11 Agustus 2011

Mengangkut Gunung Es ke Afrika

BapakSainTek - Memindahkan gunung es ke daerah kering di belahan dunia lain dapat dilakukan untuk menolong daerah yang kekeringan. Hal ini ditunjukkan dengan simulasi yang dilakukan oleh Dassault Systemes, perusahaan peranti lunak dari Prancis.

Simulasi dilakukan dengan memindahkan gunung es yang ada di Newfoundland, Kanada ke Pulau Canary di Pantai Barat Afrika. Menurut perhitungan para peneliti, pemindahan ini akan membutuhkan waktu sekitar lima bulan dan biaya mendekati sepuluh juta dolar Amerika Serikat.

Dalam simulasi dijelaskan, gunung es seberat tujuh ton akan dibungkus dengan cara tertentu agar tidak mencair. Kemudian, es yang terisolasi ditarik oleh kapal dengan kecepatan satu knot. Berdasarkan simulasi, es kehilangan 38 persen massanya saat saat sampai tujuan.

Para ahli mengakui butuh kendaraan pengangkut yang jauh lebih besar. Untuk dapat menyediakan air segar bagi setengah juta orang dalam setahun, diperlukan gunung es sebesar 30 juta ton. Selain itu, masalah juga akan muncul saat memindahkan gunung es tersebut ke atas daratan yang kering.

Pendanaan pun akan menjadi salah satu rintangan dalam merealisasikan simulasi ini. Untuk melakukan pemindahan diperlukan beberapa hal, lapisan pelindung gunung es, bahan bakar selama lima bulan, sumber daya manusia, dan juga distribusi air saat sampai tujuan.

Sekitar 40.000 gunung es terpecah dari sumbernya tiap tahun. Walaupun membutuhkan biaya besar, peneliti memperkirakan, dengan jumlah tersebut akan cukup bermanfaat untuk memindahkan pecahan gunung es tersebut ke daerah yang kering, seperti di Afrika.

Ide pemindahan gunung ini dicetuskan Geroges Mougin pada tahun 1970-an. Dassault Systemes lalu melakukan simulasinya.

National Geographic Indonesia

Bagikan ke :

Sabtu, 23 Juli 2011

Google Akan Hadir di Indonesia

Chairman
BapakSainTek - Google selama ini dikenal sebagai perusahaan raksasa di bidang teknologi informasi. Berawal dari mesin pencari (search engine), bisnis Google semakin menggurita dengan membeli situs Youtube, membuat layanan email Gmail, dan membangun sistem operasi Android untuk smartphone. Tidak hanya itu, bahkan Google ikut bersaing dengan Facebook dan Twitter di jejaring sosial, dengan membuat Google+.

Saat ini, Google pun mulai melirik Indonesia, sebagai tempat untuk mengembangkan bisnisnya. Pesatnya perkembangan pengguna internet di Indonesia menjadi alasan Google memilih Indonesia. Pertumbuhan ekonomi yang relatif stabil juga menjadi salah satu pertimbangan Google untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia.

Google pun kemudian 'mengutus' Executive Chairman-nya, Eric Schmidt, ke Indonesia. Kemudian, Schmidt bertemu dengan Wakil Presiden Boediono untuk menyatakan rencana bisnis Google di Indonesia.

Schmidt tentu bukan utusan 'sembarangan'. Pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin, merekrut Schmidt untuk menjadi CEO Google. Saat itu, Page dan Brin merasa terlalu muda untuk mengurus bisnis Google yang semakin besar. Trio Page-Brin-Schmidt kemudian menjadi triumvirat, yang menjadi otak sukses Google di bisnis teknologi informasi.

Setelah merasa cukup matang untuk mengelola bisnis Google, Larry Page dan Sergey Brin kemudian mengambil alih CEO dari tangan Schmidt. Namun, Schmidt tetap dipakai Google sebagai penasehat dua pendiri muda Google ini. Schmidt pun kemudian ditunjuk menjadi Executive Chairman.

Kedatangan Schmidt menemui Wapres Boediono tentu menunjukkan keseriusan Google dalam niat membangun bisnisnya di Indonesia. Seperti apa rencana Google di Indonesia, berikut penuturan Schmidt kepada wartawan usai menemui Wapres Boediono, Jumat, 22 Juli 2011:

Apa yang Anda bicarakan dengan Wapres Boediono?
Saat melakukan pertemuan dengan Wapres Boediono, Wapres mengatakan menyambut kedatangan kami ke Indonesia. Kami kemudian secara jelas menyatakan sedang mencari cara, bagaimana kami bisa mengembangkan operasi kami di Indonesia.

Jadi Google berencana mengembangkan bisnisnya di Indonesia?
Iya, Indonesia punya banyak rencana agresif agar internet bisa dimanfaatkan lebih luas. Indonesia sangat berpengalaman dalam broadband dan sangat tinggi penetrasinya di bidang mobile. Google juga banyak digunakan di Indonesia. Jadi akan sangat baik jika kami bisa mengembangkan bisnis di sini.

Anda melihat pertumbuhan ekonomi di Indonesia juga menjadi pertimbangan Google?
Ekonomi Indonesia tumbuh sekitar tujuh sampai delapan persen per tahun. Jadi, kita lihat perkembangan bisnis kecil dan menengah sangat cepat, internet pun juga signifikan digunakan. Saya melihat ini sangat positif. Di negara lain yang sudah melewati masa ini, internet berkembang sangat pesat, dua kali lipat tiap tahun.

Indonesia juga memiliki komunitas Facebook dan Twitter yang sangat luas. Pengguna Google juga sangat tinggi. Pengguna internet sudah sangat baik.

Kapan Google mulai ekspansi di Indonesia?
Kami masih diskusi dengan pemerintah Indonesia.

Apa akan dimulai tahun ini?
Kami tidak bisa menyebut kerangka waktu, karena ini masih dalam diskusi.

Apa Wapres Boediono memberikan dukungan terhadap rencana Google ini?
Saya pikir pemerintah (Indonesia) sangat ingin Google berperan lebih di negaranya. Mereka memandang kami sebagai investasi yang positif. Untuk (Google) bisa membangun lapangan kerja dan memiliki operasi bisnis di sini. Dan lagi, mereka ingin kami fokus ke bisnis kecil dan menengah.

Bagaimana cara Google bisa fokus ke bisnis kecil dan menengah Indonesia?
Saat masuk ke suatu negara, kami memiliki program untuk bisnis kecil dan menengah, sebagai bagian dari program marketing kami. Kami memiliki program edukasi dan seminar. Ada sekitar 50 juta bisnis kecil di Indonesia. Saya belum tahu pasti apakah sebesar itu, hanya hitungan kasar semata. Itu akan menjadi mesin pertumbuhan bagi masa depan ekonomi (Indonesia).

Indonesia memiliki masalah lain, yaitu punya 79 ribu pulau. Jadi, salah satu cara terbaik untuk mengatasi masalah isolasi pulau-pulau itu adalah dengan menghubungkannya ke internet.

Google baru saja meluncurkan jejaring sosial Google+, apakah ini akan berkembang di Indonesia?
Google Plus secara umum telah tersedia global di seluruh dunia. (Akun) ini hanya bisa didapat melalui undangan dan telah berkembang sangat cepat. Saya akan menjawab 'iya'. Dalam waktu beberapa minggu Google Plus telah berkembang cepat. Saya pikir ini sama seperti yang akan terjadi di Amerika Serikat.

Apa harapan Anda kepada pemerintah Indonesia?
Seperti yang sudah saya katakan, kami masih dalam negosiasi. Jadi kami tidak akan mengatakan apapun. Wapres bisa ungkapkan apa pun yang mereka pikirkan. Tapi sejauh ini mereka menyambut kami secara positif.

Anda optimis?
Ya, saya sangat optimis.

Terima kasih VivaNews

Bagikan ke :

Kontes Robot Untuk hari Anak

Robot dari kontes robot anak
BapakSainTek - Seratusan anak dan remaja memperingati hari anak nasional dengan menggelar kontes robot di Yogyakarta.

Sekitar 170 siswa dari 27 SMP dan SMA yang berasal dari Jawa dan Sumatra itu, terlihat antusias mengikuti turnamen bertajuk Kontes Robot Pintar, yang digelar selama dua hari di Taman Pintar Yogyakarta, Sabtu dan Minggu ini.

Mereka membentuk 96 tim untuk beradu pintar membuat robot dalam empat kategori: robot peneliti garis pemadam api non mikrokontroler (SMA), robot penjejak cahaya pemadam api (SMP), robot peneliti garis pemadam api dengan mikrokontoler (SMA), dan yang terakhir robot petarung (SMP-SMA).

Setiap tim terdiri dari tiga siswa dan satu guru pendamping, diberi waktu tiga bulan untuk membuat robot mereka masing-masing (April-Juli 2011). Selama proses pembuatan robot, mereka didampingi oleh para trainer.

"Sebelum kontes ini mereka sudah dibekali dengan workshop yang diadakan Maret lalu dan pelatihan robotik di Taman Pintar pada 17 April-17 Juli," kata Agung Didi Wahyudi, Koordinator Pengembangan Keprograman KRB (kontes robot pintar), kepada Vivanews di Taman Pintar Yogyakarta, Sabtu, 23 Juli 2011.

Para peserta diajari teori elektronika dan teori dasar, seperti cara-cara pembuatan robot, mulai dari pembuatan papannya, penyolderan komponen, Mikrokontrol, maupun pemprogramannya, kata Agung.

Menurut dia, kini sejak SMP siswa-siswa sudah bisa membuat robot, karena banyak SMP yang telah menyediakan ekstrakurikulernya. Bagi seorang siswa, hanya diperlukan waktu seminggu untuk membuat sebuah robot. "Hingga uji coba trial error, seminggu sudah selesai," kata Agung.

Kontes robot ini sendiri digelar setiap tahun di Taman Pintar Yogyakarta. Para peserta akan berpeluang menjadi Juara 1, 2, 3 di semua kelas, dan berpeluang memenangkan sebuah gelar 'Juara Inovasi Terbaik'.

"Hadiahnya, piala tetap Taman Pintar, piala bergilir dari Kementerian Ristek, serta sertifikat dari Kemenristek, serta dana pembinaan dari Taman Pintar yang jumlahnya masih dirahasiakan," tuturnya.

Terima kasih VivaNews

Bagikan ke :

Terobosan Penting Komputasi Kuantum

Ilustrasi prosesor
BapakSainTek - Para ilmuwan dari USC Dornsife College of Letters menyelesaikan sebuah terobosan penting dalam komputasi kuantum, berupa penggunaan mesin-mesin kuantum untuk merevolusi pengolahan informasi.

Susumu Takahashi, asisten profesor dari USC Dornsife College of Letters, Arts and Sciences, beserta rekan-rekannya menggunakan medan magnet berkekuatan tinggi untuk menekan dekoherensi, yang merupakan salah satu hambatan dalam komputasi kuantum.

"Medan magnet berkekuatan tinggi mengurangi tingkat gangguan (noise) di sekitar, sehingga bisa menekan dekoherensi dengan sangat efisien," kata Takahashi. Dekoherensi selama ini disebut-sebut sebagai "quantum bug" yang merusak properti dasar yang menjadi andalan komputer-komputer kuantum.

Komputasi kuantum menggunakan bit kuantum, atau qubits, untuk penyandian informasi dalam bentuk nol dan satu. Tidak seperti komputer tradisional yang menggunakan bit tradisional, komputer kuantum mengimplementasikan fakta yang nyaris mustahil bahwa qubits bisa muncul dalam banyak kondisi secara bersamaan, yang disebut "superposition".

Sementara sebuah bit hanya bisa mewakili nol atau satu, sebuah qubit bisa mewakili nol dan satu secara bersamaan karena superposition. Hal ini memungkinkan pemrosesan kalkulasi secara simultan dalam sistem pararel. Meski konsep penopang komputasi komputer tidak lagi baru, namun hal-hal seperti dekoherensi menghalangi implementasi komputasi kuantum secara penuh.

Dalam penelitian ini, para ilmuwan mengalkulasikan semua sumber dekoherensi seperti temperatur, medan magnet, dan dengan konsentrasi nuklir isotopik, dan mempertimbangkan kondisi optimal untuk mengoperasikan qubits, dekoherensi bisa ditekan sekitar 1000 kali.

"Untuk pertama kalinya kami dapat memprediksi dan mengendalikan semua mekanisme dekoherensi dalam sistem yang sangat kompleks--dalam hal ini molekul magnetik yang sangat banyak," kata Phil Stamp, Profesor Fisika, Astronomi USC dan Direktur Pacific Institute of Theoretical Physics.

Terima kasih National Geographic Indonesia

Bagikan ke :

Kura-Kura Berkaki Roda



BapakSainTek - Organ tubuh buatan untuk kaki dan tangan ternyata tidak hanya bisa diterapkan pada manusia, tetapi juga hewan. Baru-baru ini, organ kaki buatan diterapkan pada seekor kura-kura yang cacat.

Gamera, kura-kura Afrika berumur 12 tahun, mendapatkan kaki kiri buatan dari roda. Kaki atau roda buatan ini dipasang pemiliknya di Washington State University College of Veterinary Medicine. Roda ditempelkan di cangkang kura-kura menggunakan epoxy atau senyawa polimer tertentu.

Pemiliknya terpaksa mengamputasi kaki Gamera setelah kaki kirinya terbakar. Jika tidak diamputasi, maka luka bakar ini dapat menjalar ke seluruh tubuh dan membahayakan nyawanya.

Uniknya, semenjak kaki palsu ini ditanamkan di cangkangnya, Gamera terlihat lebih aktif. Bahkan, bobotnya bertambah 1,4 kilogram.

Bagikan ke :

Temuan Tengkorak Pilot Jepang Meragukan

Serangan Pearl Harbour
BapakSainTek - Temuan tengkorak yang diperkirakan milik salah satu pilot Jepang saat serangan Pearl Harbor, Amerika Serikat, pada tahun 1941, diragukan kebenarannya. Analisis masih dilakukan untuk mendapatkan informasi yang lebih pasti. Akan tetapi, ilmuwan sudah memastikan bahwa tulang bukan milik kasus orang hilang.

Tengkorak yang berada di kedalaman 12 meter itu ditemukan di antara tumpukan metal dan botol minuman bersoda yang berasal dari tahun 1940-an. Arkeolog menyebutkan kemungkinan tengkorak itu milik salah satu dari 55 pilot Jepang saat Perang Dunia II.

Ahli forensik John Byrd menungkapkan bahwa pihaknya sekarang sedang meneliti juga kasus ini. Akan tetapi, tahap ini masihlah sangat awal, karena pihaknya juga masih mengira-ngira. Analisis tengkorak akan dikerjakan para peneliti bersama dengan militer.

Di tempat berbeda, Daniel Martinez, seorang Sejarawan menyatakan, "Hal ini bukan hanya tentang sejarah, antropologi, dan arkeologi saja, namun juga peringatan tentang perang yang telah menghilangkan banyak nyawa." Saat perang di tahun 1941 itu, 55 pilot Jepang terbunuh dan 29 pesawat yang mereka gunakan tertembak jatuh. Di sisi lain, 2.400 warga Amerika Serikat terbunuh saat terjadinya serangan tersebut.

Terima kasih National Geographic Indonesia

Bagikan ke :

Jumat, 22 Juli 2011

Patung Liberty Tersambar Petir

Patung Liberty
BapakSainTek - Setiap tahun Liberty Enlightening the World atau Patung Liberty di New York Harbour ini beberapa kali terkena sambaran petir. Bahkan patung raksasa pemberian Francis yang terletak di Pulau Liberty ini sering kali menjadi sasaran petir ketika hujan badai menerjang kota. Ini terjadi lantaran Patung Liberty menjadi benda tertinggi di sekitarnya, sebab karakteristik petir selalu mencari benda yang lebih tinggi.

Bagikan ke :

Ditemukan Bulan Baru di Pluto

Ilustrasi orbit bulan Pluto
BapakSainTek - Teleskop Huble Space milik NASA mendapati kemungkinan Pluto memiliki satu bulan lagi. Dengan temuan ini, Pluto memiliki 4 satelit mengelilinginya.

Bulan keempat itu diperkirakan memiliki diameter 13 hingga 34 kilometer. Charon, bulan terbesar Pluto, memiliki diameter 1.043 kilometer. Sementara itu, dua bulan lainnya, Nix dan Hydra memiliki diameter antara 32 hingga 113 kilometer. Bulan yang baru ditemukan ini, untuk sementara, disebut "P4".

P4 mengorbit di antara orbit Nix dan Hydra, yang juga ditemukan oleh Hubble pada 2005. Astronom pertama kali mendapati P4 pada sebuah foto yang diambil Hubble pada 28 Juni. Keberadaan bulan itu kemudian dikonfirmasi dengan gambar-gambar Hubble yang diambil tanggal 3 Juli dan 18 Juli.

Setelah mengetahui keberadaan bulan yang terangnya hanya 10 persen terang Nix ini, tim New Horizons dari NASA berencana untuk mengadakan penyelidikan lebih jauh ketika pesawat antariksa mencapai NASA pada tahun 2015.

Seperti bulan yang lain, P4 kemungkinan muncul setelah tabrakan Pluto dengan planet lain pada awal pembentukan tata surya sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu.

Terima kasih Kompas National Geographic Indonesia VivaNews OkZone

Bagikan ke :

Listrik Bantu Membentuk Wajah Kodok

Ilustrasi  kecebong
BapakSainTek - Pola listrik ditemukan di bagian kecebong yang akan membentuk wajah kodok. Pola tersebut menunjukkan tempat dimana mata, hidung, mulut, dan fitur wajah lainnya akan terbentuk. Fenomena ini dijelaskan dalam jurnal Developmental Dynamics.



Peneliti Dany Adams menemukan fenomena ini secara kebetulan saat merekam kecebong di masa-masa awalnya. Adams menghidupkan kamera videonya sepanjang malam untuk mendapatkan rekaman yang komplet. Saat video itu dilihat kembali, peneliti Tufts tersebut mendapati adanya pola listrik yang belum pernah ditemukan sebelumnya.

Kilatan listrik itu disebabkan oleh proses Ion flux yang membuat sekelompok sel berkumpul membentuk pola yang ditandai dengan tegangan listrik dan tingkat keasaman yang berbeda. Ketika embrio kodok berkembang, sebelum terbentuk wajah, ada pola wajah yang dibentuk kilatan listrik di permukaan embrio.

Bagikan ke :

Terapi Rel Listrik Belum Terbukti Lewat penelitian

Terapi Rel Listrik
BapakSainTek - Dinas Kesehatan DKI Jakarta menegaskan bahwa belum ada penelitian yang menyatakan terapi rel listrik bisa menyembuhkan penyakit. Terapi justru membahayakan nyawa. Pasalnya gelombang elektromagnetik atau aliran listrik yang mengalir pada rel tersebut dapat mengakibatkan kelainan pada jaringan tubuh yang lunak.

"Pengobatan dengan tidur di atas rel yang dilakukan warga Rawabuaya itu banyak risikonya. Membahayakan diri sendiri dan orang lain," kata kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dien Emawati pada Kamis (21/7). Ia meminta petugas kelurahan dan kecamatan melakukan penyuluhan untuk mencegah semakin banyak warga yang datang ke rel di stasiun Rawabuaya.

Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional I Mateta Rizalulhaq beberapa waktu yang lalu sudah memperingatkan warga agar tidak melakukan terapi di rel listrik. "Tegangan listrik di rel dapat mengganggu fungsi organ tubuh," katanya.

Peringatan tersebut sepertinya tidak diindahkan karena rel kereta itu selalu dipadati warga yang datang dari berbagai wilayah. Warga mengaku percaya terapi berdurasi satu hingga dua jam memanfaatkan aliran listrik di rel tersebut bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Sampai saat ini, belum ada kejelasan orang yang memulai terapi ini. Menurut peneliti rasa sembuh yang didapatkan hanya sebuah perasaan atau sugesti saja.

Bagikan ke :