Twitter BirdDaichi Bold
Mohon klik iklan dibawah untuk perkembangan blog kami. Terimakasih

Sabtu, 23 Juli 2011

Google Akan Hadir di Indonesia

Chairman
BapakSainTek - Google selama ini dikenal sebagai perusahaan raksasa di bidang teknologi informasi. Berawal dari mesin pencari (search engine), bisnis Google semakin menggurita dengan membeli situs Youtube, membuat layanan email Gmail, dan membangun sistem operasi Android untuk smartphone. Tidak hanya itu, bahkan Google ikut bersaing dengan Facebook dan Twitter di jejaring sosial, dengan membuat Google+.

Saat ini, Google pun mulai melirik Indonesia, sebagai tempat untuk mengembangkan bisnisnya. Pesatnya perkembangan pengguna internet di Indonesia menjadi alasan Google memilih Indonesia. Pertumbuhan ekonomi yang relatif stabil juga menjadi salah satu pertimbangan Google untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia.

Google pun kemudian 'mengutus' Executive Chairman-nya, Eric Schmidt, ke Indonesia. Kemudian, Schmidt bertemu dengan Wakil Presiden Boediono untuk menyatakan rencana bisnis Google di Indonesia.

Schmidt tentu bukan utusan 'sembarangan'. Pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin, merekrut Schmidt untuk menjadi CEO Google. Saat itu, Page dan Brin merasa terlalu muda untuk mengurus bisnis Google yang semakin besar. Trio Page-Brin-Schmidt kemudian menjadi triumvirat, yang menjadi otak sukses Google di bisnis teknologi informasi.

Setelah merasa cukup matang untuk mengelola bisnis Google, Larry Page dan Sergey Brin kemudian mengambil alih CEO dari tangan Schmidt. Namun, Schmidt tetap dipakai Google sebagai penasehat dua pendiri muda Google ini. Schmidt pun kemudian ditunjuk menjadi Executive Chairman.

Kedatangan Schmidt menemui Wapres Boediono tentu menunjukkan keseriusan Google dalam niat membangun bisnisnya di Indonesia. Seperti apa rencana Google di Indonesia, berikut penuturan Schmidt kepada wartawan usai menemui Wapres Boediono, Jumat, 22 Juli 2011:

Apa yang Anda bicarakan dengan Wapres Boediono?
Saat melakukan pertemuan dengan Wapres Boediono, Wapres mengatakan menyambut kedatangan kami ke Indonesia. Kami kemudian secara jelas menyatakan sedang mencari cara, bagaimana kami bisa mengembangkan operasi kami di Indonesia.

Jadi Google berencana mengembangkan bisnisnya di Indonesia?
Iya, Indonesia punya banyak rencana agresif agar internet bisa dimanfaatkan lebih luas. Indonesia sangat berpengalaman dalam broadband dan sangat tinggi penetrasinya di bidang mobile. Google juga banyak digunakan di Indonesia. Jadi akan sangat baik jika kami bisa mengembangkan bisnis di sini.

Anda melihat pertumbuhan ekonomi di Indonesia juga menjadi pertimbangan Google?
Ekonomi Indonesia tumbuh sekitar tujuh sampai delapan persen per tahun. Jadi, kita lihat perkembangan bisnis kecil dan menengah sangat cepat, internet pun juga signifikan digunakan. Saya melihat ini sangat positif. Di negara lain yang sudah melewati masa ini, internet berkembang sangat pesat, dua kali lipat tiap tahun.

Indonesia juga memiliki komunitas Facebook dan Twitter yang sangat luas. Pengguna Google juga sangat tinggi. Pengguna internet sudah sangat baik.

Kapan Google mulai ekspansi di Indonesia?
Kami masih diskusi dengan pemerintah Indonesia.

Apa akan dimulai tahun ini?
Kami tidak bisa menyebut kerangka waktu, karena ini masih dalam diskusi.

Apa Wapres Boediono memberikan dukungan terhadap rencana Google ini?
Saya pikir pemerintah (Indonesia) sangat ingin Google berperan lebih di negaranya. Mereka memandang kami sebagai investasi yang positif. Untuk (Google) bisa membangun lapangan kerja dan memiliki operasi bisnis di sini. Dan lagi, mereka ingin kami fokus ke bisnis kecil dan menengah.

Bagaimana cara Google bisa fokus ke bisnis kecil dan menengah Indonesia?
Saat masuk ke suatu negara, kami memiliki program untuk bisnis kecil dan menengah, sebagai bagian dari program marketing kami. Kami memiliki program edukasi dan seminar. Ada sekitar 50 juta bisnis kecil di Indonesia. Saya belum tahu pasti apakah sebesar itu, hanya hitungan kasar semata. Itu akan menjadi mesin pertumbuhan bagi masa depan ekonomi (Indonesia).

Indonesia memiliki masalah lain, yaitu punya 79 ribu pulau. Jadi, salah satu cara terbaik untuk mengatasi masalah isolasi pulau-pulau itu adalah dengan menghubungkannya ke internet.

Google baru saja meluncurkan jejaring sosial Google+, apakah ini akan berkembang di Indonesia?
Google Plus secara umum telah tersedia global di seluruh dunia. (Akun) ini hanya bisa didapat melalui undangan dan telah berkembang sangat cepat. Saya akan menjawab 'iya'. Dalam waktu beberapa minggu Google Plus telah berkembang cepat. Saya pikir ini sama seperti yang akan terjadi di Amerika Serikat.

Apa harapan Anda kepada pemerintah Indonesia?
Seperti yang sudah saya katakan, kami masih dalam negosiasi. Jadi kami tidak akan mengatakan apapun. Wapres bisa ungkapkan apa pun yang mereka pikirkan. Tapi sejauh ini mereka menyambut kami secara positif.

Anda optimis?
Ya, saya sangat optimis.

Terima kasih VivaNews

Bagikan ke :

Kontes Robot Untuk hari Anak

Robot dari kontes robot anak
BapakSainTek - Seratusan anak dan remaja memperingati hari anak nasional dengan menggelar kontes robot di Yogyakarta.

Sekitar 170 siswa dari 27 SMP dan SMA yang berasal dari Jawa dan Sumatra itu, terlihat antusias mengikuti turnamen bertajuk Kontes Robot Pintar, yang digelar selama dua hari di Taman Pintar Yogyakarta, Sabtu dan Minggu ini.

Mereka membentuk 96 tim untuk beradu pintar membuat robot dalam empat kategori: robot peneliti garis pemadam api non mikrokontroler (SMA), robot penjejak cahaya pemadam api (SMP), robot peneliti garis pemadam api dengan mikrokontoler (SMA), dan yang terakhir robot petarung (SMP-SMA).

Setiap tim terdiri dari tiga siswa dan satu guru pendamping, diberi waktu tiga bulan untuk membuat robot mereka masing-masing (April-Juli 2011). Selama proses pembuatan robot, mereka didampingi oleh para trainer.

"Sebelum kontes ini mereka sudah dibekali dengan workshop yang diadakan Maret lalu dan pelatihan robotik di Taman Pintar pada 17 April-17 Juli," kata Agung Didi Wahyudi, Koordinator Pengembangan Keprograman KRB (kontes robot pintar), kepada Vivanews di Taman Pintar Yogyakarta, Sabtu, 23 Juli 2011.

Para peserta diajari teori elektronika dan teori dasar, seperti cara-cara pembuatan robot, mulai dari pembuatan papannya, penyolderan komponen, Mikrokontrol, maupun pemprogramannya, kata Agung.

Menurut dia, kini sejak SMP siswa-siswa sudah bisa membuat robot, karena banyak SMP yang telah menyediakan ekstrakurikulernya. Bagi seorang siswa, hanya diperlukan waktu seminggu untuk membuat sebuah robot. "Hingga uji coba trial error, seminggu sudah selesai," kata Agung.

Kontes robot ini sendiri digelar setiap tahun di Taman Pintar Yogyakarta. Para peserta akan berpeluang menjadi Juara 1, 2, 3 di semua kelas, dan berpeluang memenangkan sebuah gelar 'Juara Inovasi Terbaik'.

"Hadiahnya, piala tetap Taman Pintar, piala bergilir dari Kementerian Ristek, serta sertifikat dari Kemenristek, serta dana pembinaan dari Taman Pintar yang jumlahnya masih dirahasiakan," tuturnya.

Terima kasih VivaNews

Bagikan ke :

Terobosan Penting Komputasi Kuantum

Ilustrasi prosesor
BapakSainTek - Para ilmuwan dari USC Dornsife College of Letters menyelesaikan sebuah terobosan penting dalam komputasi kuantum, berupa penggunaan mesin-mesin kuantum untuk merevolusi pengolahan informasi.

Susumu Takahashi, asisten profesor dari USC Dornsife College of Letters, Arts and Sciences, beserta rekan-rekannya menggunakan medan magnet berkekuatan tinggi untuk menekan dekoherensi, yang merupakan salah satu hambatan dalam komputasi kuantum.

"Medan magnet berkekuatan tinggi mengurangi tingkat gangguan (noise) di sekitar, sehingga bisa menekan dekoherensi dengan sangat efisien," kata Takahashi. Dekoherensi selama ini disebut-sebut sebagai "quantum bug" yang merusak properti dasar yang menjadi andalan komputer-komputer kuantum.

Komputasi kuantum menggunakan bit kuantum, atau qubits, untuk penyandian informasi dalam bentuk nol dan satu. Tidak seperti komputer tradisional yang menggunakan bit tradisional, komputer kuantum mengimplementasikan fakta yang nyaris mustahil bahwa qubits bisa muncul dalam banyak kondisi secara bersamaan, yang disebut "superposition".

Sementara sebuah bit hanya bisa mewakili nol atau satu, sebuah qubit bisa mewakili nol dan satu secara bersamaan karena superposition. Hal ini memungkinkan pemrosesan kalkulasi secara simultan dalam sistem pararel. Meski konsep penopang komputasi komputer tidak lagi baru, namun hal-hal seperti dekoherensi menghalangi implementasi komputasi kuantum secara penuh.

Dalam penelitian ini, para ilmuwan mengalkulasikan semua sumber dekoherensi seperti temperatur, medan magnet, dan dengan konsentrasi nuklir isotopik, dan mempertimbangkan kondisi optimal untuk mengoperasikan qubits, dekoherensi bisa ditekan sekitar 1000 kali.

"Untuk pertama kalinya kami dapat memprediksi dan mengendalikan semua mekanisme dekoherensi dalam sistem yang sangat kompleks--dalam hal ini molekul magnetik yang sangat banyak," kata Phil Stamp, Profesor FisikaAstronomi USC dan Direktur Pacific Institute of Theoretical Physics.

Terima kasih National Geographic Indonesia

Bagikan ke :

Kura-Kura Berkaki Roda



BapakSainTekOrgan tubuh buatan untuk kaki dan tangan ternyata tidak hanya bisa diterapkan pada manusia, tetapi juga hewan. Baru-baru ini, organ kaki buatan diterapkan pada seekor kura-kura yang cacat.

Gamera, kura-kura Afrika berumur 12 tahun, mendapatkan kaki kiri buatan dari roda. Kaki atau roda buatan ini dipasang pemiliknya di Washington State University College of Veterinary Medicine. Roda ditempelkan di cangkang kura-kura menggunakan epoxy atau senyawa polimer tertentu.

Pemiliknya terpaksa mengamputasi kaki Gamera setelah kaki kirinya terbakar. Jika tidak diamputasi, maka luka bakar ini dapat menjalar ke seluruh tubuh dan membahayakan nyawanya.

Uniknya, semenjak kaki palsu ini ditanamkan di cangkangnya, Gamera terlihat lebih aktif. Bahkan, bobotnya bertambah 1,4 kilogram.

Bagikan ke :

Galaksi Bagai Sarang Laba-Laba

Citra Galaksi
BapakSainTek - Bintang yang berada di Bimasakti tampak berwarna biru, sedangkan titik-titik yang membentuk pola sarang laba-laba berwarna merah merupakan gumpalan-gumpalan bintang baru yang ada di galaksi tetangga IC 342. Foto citra inframerah ini direkam oleh teleskop Spitzer milik NASA.

Bagikan ke :